khalilaindy.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Inspiring Story
Inspiring Story

Apakah Bangsaku Tidak Lagi Diperhitungkan

E-mail Print PDF

2004 saya jalan ke Brunei. Karena saya pikir dkt, saya cuma bawa 1 kantong plastik saja. Ternyata di perjalanan, bawaan saya bertambah.
Begitu masuk bandara Brunei, saya berniat membli tas. saya tawarlah 1 tas di 1 toko. Setelah dikurskan ke rupiah, angkanya jd 4,2jt. saya
terbelalak, dan setengah bercanda saya bilang bahwa di Indonesia, tas kayak gini palingan 300-400rb atau paling mahal 1jt dah. Eh, si penjaga
toko memasang muka merendahkan gitu, dan bilang: "No no no... Bukan tas kami yang mahal, tapi you punya rupiah yang tak ada harga!".

Read more...
 

Empati

E-mail Print PDF
Suatu malam, sepulang kerja, saya mampir di sebuah restoran cepat saji di kawasan Bintaro. Suasana sepi. Di luar hujan. Semua pelayan sudah berkemas. Restoran hendak tutup. Tetapi mungkin melihat wajah saya yang memelas karena lapar, salah seorang dari mereka memberi aba-aba untuk tetap melayani. Padahal, jika mau, bisa saja mereka menolak. Sembari makan saya mulai mengamati kegiatan para pelayan restoran. Ada yang menghitung uang, mengemas peralatan masak, mengepel lantai dan ada pula yang membersihkan dan merapikan meja-meja yang berantakan.
Saya membayangkan rutinitas kehidupan mereka seperti itu dari hari ke hari. Selama ini hal tersebut luput dari perhatian saya. Jujur saja, jika menemani anak-anak makan di restoran cepat saji seperti ini, saya tidak terlalu hirau akan keberadaan mereka. Seakan mereka antara ada dan tiada. Mereka ada jika saya membutuhkan bantuan dan mereka serasa tiada jika saya terlalu asyik menyantap makanan.
 
Read more...
 

Ditilang Polisi, dan Polisi itu temenku

E-mail Print PDF
Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan
jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnya sambil terus melaju.
 
Read more...
 

The girl who silenced the world for 5 minutes

E-mail Print PDF
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ). ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah" lingkungan. Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB tahun 1992, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka. Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun. Inilah Isi pidato tersebut: ( sumber The Collage Foundation )
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja. Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang. Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak
Read more...
 



People Searches


Detik.com RSS

Kapanlagi.com RSS

  • Nova Eliza Kenalkan Yoga Sejak Usia Dini
    Kesehatan dan kebugaran itu ternyata ternyata sangatlah mahal. Lebih baik menjaga kesehatan itu dari sedini mungkin. Nova Eliza, artis yang mengawali kariernya di sinetron JULIA...
  • Memo Sanjaya Bantah Memukul Juwita
    Pernyataan Juwita Bahar yang telah menyatakan bahwa sang ayah telah memukul wajahnya dengan tangan, di bantah oleh Memo Sanjaya, ayahanda Juwita. Menurut mantan suami Annisa...
  • Laura Basuki Risih Dengan Fans Lebay
    Pelecehan yang terjadi terhadap artis Rieke Diah Pitaloka atau yang lebih di kenal dengan sebutan Oneng beberapa hari yang lalu menjadi sebuah pelajaran berharga bagi...
  • Nova Eliza Turun 20 Kilo Berkat Yoga Dan Pilates
    Lama tak terdengar, artis Nova Eliza ternyata menekuni bisnis baru yang bergerak di bidang senam yoga dan pilates. Bisnis yang baru berjalan sekitar 6 bulan...
  • Kunci Band Lebih Fresh Dengan Vokalis Baru
    Tahun 2010 ini tampaknya semakin banyak band yang berganti formasi, terutama berganti vokalis. Itu yang dialami juga oleh band rock, Kunci. Baru-baru ini para personelnya...